Sate Klatak Kambing Jogja

Sate Klatak Kambing Jogja

Siapa yang belum nikmati Sate Klatak Kambing Jogja? Well, bila kamu ialah diantaranya kini saatnya menyempatkan diri memburu daging kambing.

Dengan tusukan jeruji besi dan bumbu seadanya, tetapi mendatangkan rasa yang spesial.

Sajian Sate Klatak Kambing Asal Jogja, dengan Bumbu Garam

Untuk yang ketarik nikmati sate ciri khas Bantul ini, Tripzilla mereferensikan beberapa lokasi yang menyuguhkan kulineran tidak biasa ini. Cekidot, ya!

Baca Juga: Perpaduan Kuliner Mie Aceh

Yogjakarta tidak cuma dikenali sebagai kota gudeg saja loh, masihlah ada satu makanan ciri khas Jogja yang perlu kamu coba. Namanya adalah Sate Klatak, yang disebut sajian sate kambing yang dari Kecamatan Pleret, Tolong, Yogyakarta.

Dengan bahasa Jawa membakar sate di luar ruang disebutkan dengan Klatak, dari sanalah asal-usul pemberian nama Sate Klatak. Bila tusukan sate biasanya memakai tusukan dari bambu, beda hal dengan Sate Klatak. Tusukannya berawal dari besi, bermaksud agar sisi dalam daging masak rata.

Sate Klatak dihidangkan bertepatan dengan kuah kare yang seperti gulai, ya sate yang ini tidak disajikan bertepatan dengan kuah kacang seperti sate biasanya. Satu jatah sate klatak berisi dua tusuk sate, dengan 8 potong kambing per tusuknya.

Itu argumennya kenapa kamu harus coba Sate Klatak ini, awalnya baca pembahasan lebih jauh berkenaan Sate Klatak Jogja ini:

Asal Muasal Pemberian nama Sate Klatak

Banyak yang ngomong jika Yogyakarta ialah surganya kulineran dan panggilan ini cocok. Jika Anda kebenaran merencanakan habiskan berlibur di kota ini, coba mencari info mengenai kulineran ciri khas Jogja. Anda akan mendapati sate klatak antara bermacam kulineran unik yang dipasarkan di kota Jogja.

Tipe sate satu ini termasuk unik. Satu jatah sate kambing muda dibakar memakai jeruji sepeda, dan diberi bumbu dengan simpel. Umumnya cuman diberi bumbu dengan garam. Kadang Anda memperoleh tambahan berbentuk kuah bening.

Sebagai makanan unik, sate klatak pasti punyai sejarahnya sendiri. Ingin tahu bagaimana sejarahnya?

Asal-usul Sate Klatak Kambing Jogja

Sate klatak ialah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan mengeluarkan bunyi ‘klatak-klatak-klatak’ saat dibakar. Coba kadang-kadang perhatikan proses pembakaran sate klatak, bunyi seperti itu akan gampang Anda dengar.

Di Jogja, Pak Pong ialah nama tempat makan sate klatak terpopuler. Walau terpopuler, sate Pak Pong bukan pion sate klatak di Jogja. Kabarnya menurut narasi yang tersebar, Mbah Ambyah lah yang mempunyai gagasan jual sate klatak. Ia ialah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dahulu di Deretan, Bantul, Yogyakarta, jual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tidaklah aneh jika wilayah Deretan saat ini dikenali sebagai pusat sate klatak.

Banyak narasi yang mendasari pemberian nama tipe sate yang ini. Ada yang menjelaskan kata “Klatak” berawal dari bunyi “Klatak-Klatak” yang dari taburan garam kasar pada sate yang dibakar.

Lepas dari hal itu, narasi yang berkembang adalah jika Sate Klatak Jogja pertama kalinya diperkenalkan dengan seorang kusir andong yang namanya Jupaini. Hingga saat ini warung sate klatak Pak Jupaini masihlah ada di Jl. Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Sebelumnya namanya Sate Uyah, hanya karena diberi bumbu uyah atau garam saja. Tusuk sate yang dipakai awalannya berawal dari jeruji besi roda sepeda, bermaksud tidak ribet harus membuat tusuk sate dari bambu.

Tetapi rupanya hal itu justru membuat sate yang dibakar masak prima sampai ke sisi dalamnya. Hal itu karena besi sebagai penghantar panas yang bagus.

Referensi Rekreasi Kulineran Sate Klatak Jogja

Untuk nikmati Sate Klatak lumayan gampang, kamu bisa ke arah Jl. Imogiri Timur Km. 10 disitu ada minimal 9 warung sate klatak yang bersaudara satu dengan yang lain.

Berikut sejumlah referensi tempat makan yang perlu kamu datangi saat ada di Yogyakarta. Yaitu salah satunya:

  1. Sate Klatak Pak Jede

Warung Sate Klatak Pak Jede beralamat di Jl. Nologaten, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Mulai bekerja jam 11 siang sampai jam 11 malam.

Sate Klatak Pak Jede satu jatahnya berisi dua buah tusuk dihidangkan dengan kuah gulai yang unik. Harga yang dijajakan dimulai dari Rp. 20.000 saja.

Disamping itu ada menu lain yang memiliki bahan landasan daging kambing, misalkan tongseng, nasi goreng kambing, sate kambing, gulai kambing, dan lain-lain.

  1. Sate Klatak Pak Jupaini

Warung sate yang ini sebagai cikal akan lahirnya Sate Klatak Jogja, karena itu tidaklah aneh bila tempatnya selalu penuh oleh pengunjung. Bahkan juga kamu harus menanti sampai satu jam lama waktunya agar bisa nikmati Sate Klatak Pak Jupaini.

Posisinya ada di Jl. Imogiri Timur Km. 10, Deretan, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Membuka start pukul 09.00 pagi sampai jam 01.00 malam. Pelancong yang tiba ke Jogja tentu meluangkan untuk makan sate klatak di warung Pak Jupaini.

  1. Sate Klatak Pak Pong

Sate Klatak Pak Pong berada di Jl. Imogiri Timur Km. 10, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Harga yang dijajakan di sini dimulai dari Rp. 20.000an saja.

Sate Klatak Pak Pong akan dihidangkan dengan 2 tipe sauce, yaitu kuah gulai dan kecap manis yang sudah dikasih potongan cabai rawit dan bawang merah.

Warung sate Pak Pong masih terhitung ke keluarga Pak Jupaini, hingga mempunyai rasa yang paling orisinal. Bila umumnya makan sate kambing selalu tercium berbau kambing, beda hal dengan makan sate klatak Pak Pong kamu tidak akan menghirup bau kambing benar-benar pada satenya.

  1. Sate Klatak Pak Bari

Posisi warung sate klatak Pak Bari ada di Pasar Wonokromo, hingga mulai membuka seputar jam 07 malam sampai pagi hari. Alamat selengkapnya ada di Jl. Imogiri Timur No. 5, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta.

Sate Klatak Pak Berikan telah bekerja seputar 28 tahun, tempat makan sate klatak yang ini pernah jadi posisi shooting film AADC 2 loh.

Sejak itu Warung Sate Klatak Pak Bari jadi semakin ramai dari umumnya, bahkan juga dalam satu hari dapat habiskan 100 kg daging kambing.

  1. Sate Klatak Pangestu

Sate Klatak Pangestu ada di Jl. Nyaman No. 10, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yohyakarta. Sesudah kamu menelusuri Kaliurang bagusnya singgah ke warung sate yang ini.

Kecuali sate klatak ada pula menu yang lain seperti tongseng, tengkleng, nasi goreng kambing sampai olahan dalaman kambing. Posisinya ada di tepi jalan, hingga gampang untuk diketemukan.

  1. Sate Klatak Pak Nyong

Sate Klatak Pak Nyong memulai berdiri semenjak tahun 2007, posisinya masih ada di Jl. Imogiri Timur. Harga yang dijajakan per jatah sate klatak sejumlah Rp. 20.000 saja.

  1. Sate Klatak Kang Aji

Posisinya ada di Jl. Imogiri Timur Km 9, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Kecuali pesan sate klatak, kamu dapat pesan tongseng kepala kambing dengan kuah yang legit.

Kuah yang dihidangkan bertepatan dengan sate klatak berrwarna merah tidak kuning seperti umumnya, tetapi rasanya nikmat sekali.

  1. Sate Klatak Mak Adi

Sate Klatak Mak Adi berdiri semenjak tahun 1993 dan sebagai perintis bumbu sate klatak. Posisinya ada di Jl. Imogiri Timur Km. 10, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Sekarang ini diatur oleh anak dari Mak Adi yang namanya Hendyas Feri Aditiya.

Menu unggulan di warung sate klatak Mak Adi kecuali sate klatak adalah Kronyos, yaitu lemak sapi yang dimasak kering selanjutnya dibumbui khusus hingga rasanya sangat nikmat.

Menu yang ini sebagai favourite dari aktris tampan Iqbaal Ramadhan, dan tidak akan kamu dapatkan di beberapa warung sate yang lain.

  1. Sate Klatak Bu Jazim

Sate Klatak Bu Jazim memulai berdiri semenjak tahun 1982, berada di Jl. Imogiri Timur dan bekerja start pukul 08.00 pagi sampai jam 12 malam. Satu jatah sate klatak berisi tiga buah tusuk pada harga dimulai dari Rp. 20.000 per jatahnya.

Rekreasi kulineran sebagai pendamping dari berlibur yang kamu kerjakan di Yogyakarta. Perjalananmu tidak akan komplet bila belum mencicip makanan ciri khas dari wilayah yang kamu datangi.

Cicipilah sate ciri khas Bantul, Jogja yang namanya Sate Klatak ini. Ditanggung rasanya nikmat sekali apa lagi bila dihidangkan dengan nasi hangat.